HELLO (Girl Version)

TITLE: Hello (Girl Version)
AUTHOR: Kim Jing Su a.k.a GladizCass
RATING: Semua umur, mau kakek – kakek jg boleh..
LENGTH: Drabble
Genre : Romance *maybe*
Cast : You

Ini Drabble pertama yang aku bikin, dan lebih senior dibandingkan FF aku yang At Gas Station. Jadi bisa di bilang, ini cerita pertama yang aku buat. Sebelumnya,drabble ini udah pernah aku publish di facebook aku.Drabble ini terinspirasi dari lagu SHINee “Hello” (Of course) & J. Cates yang judulnya “Holla”.

If you’ll be my star…
I’ll be your sky…
I live to let your SHINEe.
*****
“Hufffffttttt…!” Mungkin ini sudah yang keseratus kalinya aku menghela napas. Ini semua gara – gara namja itu. Aku merebahkan diriku di sofa, memejamkan mataku, mencoba untuk mengusir namja itu dari pikiranku. Tapi tidak bisa, dan tidak akan bisa, aku tahu itu. Namja itu selalui ada dipikiranku setiap detikya, bagai alunan lagu yang tidak mau hilang dari pikiran.
Aku kembali menghela napas panjang, menegakkan tubuhku sembari menatap ke arah bantal sofa yang kupegang, mambayangkan bahwa itu adalah namja yang ada dipikiranku saat ini.
“Ya, baboya!” Kataku pada bantal itu. Terlihat bodoh memang, tapi biarlah, toh tidak ada yang melihat.
“Kau tahu tidak? Sebenarnya ada rahasia yang selama ini kusimpan darimu. Sebenarnya aku tidak mau mengacau, ataupun membuat masalah, tapi ini berhubungan dengan aku dan kau. Aku sudah tidak dapat menahannya. Ini mengenai perasaanku, perasaan yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya, yang hanya muncul untuk mu. Apa kau tertarik pada hal ini?” Aku berhenti sejenak.
“Bagaimana caranya aku dapat menarik perhatianmu? Apa aku sudah terlalu tertarik padamu? Atau mungkin kita memang punya potensial?” Aku tertawa kecil dan meninju pelan bantal yang ada di hadapanku itu.
“Yang kau lakukan saat bertemu denganku hanya berbicara biasa, tidak apa yang special, tapi itu tidak masalah, yang aku inginkan hanya berkomunikasi denganmu, dan selalu dekat deganmu.” Aku tersenyum kecil, mengelus – elus bantal yang kupegang, lalu memeluknya erat.
“Katakan..,katakan padaku bahawa bukan hanya aku yang merasakan perasaan ini, bahwa kau juga merasakannya. Katakanlah…,karena aku ingin tahu.” Kubenamkan kepalaku di bantal yang kupeluk.
Aku memejamkan mataku, berkhayal sembari berharap. Berkhyal kau memelukku, membiarkanku masuk ke dalam duniamu. Karena aku ingin menyelam dan melihat apa yang ada di dalamnya, ingin memimpikan apa yang kau imipikan, melihat apa yang kau lihat dan mencari tahu apa saja yang dapat membuatmu tersenyum. Mungkin aku terlalu beharap, tapi itulah yang kuinginkan.
Aku mengangkat kepalaku, menghela napas, dam tersenyum. “Namja babo..,saranghaeyo.” Bisikku pelan.
“Tok..tok..tok..” Ketukan di pintu membuyarkan lamunanku. Buru – buru aku bangkit berdiri dan merapikan pakaian serta rambut ku yang sedikit berantakan. Aku melangkah ke arah pintu, memutar kenopnya, dan menarik pintunya hingga terbuka, lau tampaklah seorang namja yang baru lima detik tadi kuibaratkan sebagai bantal. Aku tersentak pelan.
“Hello..” Sapanya sambil tersenyum manis. (Bayangin aja itu Minho, Key, Taemin, JongHyun, atau Onew, okey? Kalo author mau bayangin Minho Oppa aja, kekekeke)
“Oh, hello..” Balasku sambil tersenyum.
Tiba – tiba saja ia menyodorkan sebuah teddy bear putih besar ke hadapanku,(karena author bayangin Minho, jadinya boneka, kalo reader terserah ente saja mau disodorin apa, mau kotak sumbangan juga boleh) aku kembali tersentak .
“Ada yang ingin aku katakan padamu” Ujarnya langsung.
Aku terdiam, memandang ke dalam matanya, dan berlahan kurasakan jantungku berdetak kencang bahagia, aku tersenyum lebar, “Katakanlah, setelah itu, aku ingin mengatakan sesuatu pula padamu”
Ia terdiam, dapat kurasakan kegugupannya, aku kembali tersenyum. Setelah mengambil napas panjang, akhirnya ia mulai berbicar “Ummm..,well, hello girl. Something I wanna say is..” Kata – katanya terputus, ia tersenyum, senyum yang sangat manis, melebihi senyum yang pernah kulihat sebelumnya.
Sedetik kemudian pandangannya menjadi tenang dan dalam, ia menatap tepat ke kedua bola mataku. Seakan ingin meyakinkanku bahwa apa yang ingin ia katakan saat ini, adalah jujur dan tidak main – main. Ia membuka mulutnya, membentuk kata – kata yang selama ini aku tunggu darinya, yang selama ini aku mimpikan, dan banyangkan..
“Saranghaeyo..”
-END-
Hohohoho..,cerita model apa ini?! Model apa aja boleh, yang baik hatinya silakan komen!^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s