Talk 5 – Confession

Talk 5 – Confession

Jadi, ada cowok (kita sebut dia Smile) yang naksir sama aku. Bukannya aku ke gr’an, tapi memang udah jelas banget kalau dia suka sama aku. Dan aku juga udah sadar dari awal soal itu. Nah, denger – denger, Smile bakal nembak aku hari ini. Kayaknya memang udah direncanain soalnya hari inikan tanggal  11 – 11 – 2011.

Tadi aku liat dia bawa gitar. Mulai tegang nih, nanti dia bakal nembak aku gimana. Main gitar? Nyanyi? Atau gimana?! Omona..0_o.. Tapi sesuatu terjadi hari ini, hahaha…

Ulangan matematika kali ini lisan, jadi murid satu – satu di suruh maju. Nah, aku belum sempet ulangan karna waktunya udah habis. Jadi murid – murid yang belum ulangan, pas pulang sekolah baru ulangan. Kekekeke~

Nah kayaknya itu jadi penghambat si Smile untuk nyatain perasaannya ke aku. Penghambat kedua, hari ini cowoknya kan pada shalat Jumat. Jadi sepertinya si Smile nggak dapat waktu yang tepat untuk nembak aku, karna aku udah pulang duluan sebelum dia selesai sholat Jumat. Jadinya, Smile nggak nembak aku hari ini.

Smile yang nggak jadi nembak aku hari ini bukan masalahnya. Yang jadi masalah itu, aku yang nggak mau dia tembak. Aku nggak mau, karna sebenarnya aku nggak suka sama dia. Maksud nggak suka nya itu, nggak suka untuk dijadiin pacar. Tapi kalau suka sebagai temen, aku suka sama dia. Soalnya dia baik n pinter main gitar lagi!^^

Nah, aku bingung gimana cara nolak dia. Rasanya nggak tega gitu! Aku juga takut salah ngomong dan nyakitin perasaan dia. Serius deh, aku bener – bener nggak pengen Smile sedih. Cuma kalau namanya ditolak, pasti sedih kan ya?! Tapi semoga sedihnya dia karna aku tolak nggak berlarut – larut.

Aku juga takut kalau Smile bakal marah sama aku. Nanti dia nggak mau temenan sama aku lagi! Jangankan begitu, aku aja takut kalau hubungan pertemanan kita nanti jadi canggung.

Tapi nggak mungkin juga kan, aku nerima dia, cuma gara – gara aku nggak tega?! Nanti adanya kasihan di dia juga, dan aku jadi nyiksa diri sendiri. Hufffttt..,sebenarnya lebih berharap dia nggak nembak aku. Jadi nggak perlu ada yang aku pusingin.

Aku seneng sih, kalau ada yang suka sama aku. Tapi kalau orang yang suka sama aku itu berharap untuk jadi pacar aku, aku jadi serba salah. Mau nolak kasihan. mau nerima juga gimana. Karna untuk sekarang pun, aku belum kepikiran untuk pacaran..

Ottokeh??!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s